Shalat Tahajud Padahal Sudah Tarawih Apakah Menyelisihi Sunnah

Febri Hidayan
05 May 2020 - 20:42


✒ Asy Syaikh Al 'Allamah Al Faqih Ibnu Utsaimin -rahimahullah-

*من صلى التراويح مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة.فهل إذا قام من الليل يكون قد خالف السنة ؟*

JIKA SESEORANG KEMBALI MENGERJAKAN SHALAT MALAM (TAHAJJUD) PADAHAL SUDAH TARAWIH DI AWAL MALAM, APAKAH PERBUATAN TERSEBUT MENYELISIHI SUNNAH❓

السؤال:

بارك الله فيه السائل من اليمن يقول: يا فضيلة الشيخ؛ أنا أصلي مع الإمام التراويح في المسجد حتى ينصرف، وكما صح عن رسول الله صلى الله عليه وسلم فإنها تكتب كقيام ليلة، فهل إذا قمت في ليلتي تلك في ثلث الليل الأخير، فهل أكون خالفت السنة أفيدوني أيضاًً في سؤالي هذا؟

Pertanyaan:

"Seorang dari Yaman _barakallahu fihi_ bertanya : Wahai Syaikh kami yang mulia, Saya mengerjakan shalat tarawih bersama imam di sebuah Masjid hingga selesai bersamanya.

Sebagaimana yang telah shahih dari Rasulullah ﷺ bahwa itu akan dituliskan untuknya pahala malam semalam penuh (karena telah dikerjakam bersama imam hingga selesai-pent)

Jika saya kembali mengerjakan shalat malam (Tahajjud) pada malam itu juga di sepertiga malam akhir, apakah perbuatan saya ini menyelisihi sunnah? Beri kami penjelasan tentang permasalahan ini."

الشيخ: هذا سؤالٌ دقيق دقيقٌ جداً؛ وذلك أن النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم صلى بأصحابه، وانصرف، فقالوا: يا رسول الله لو أنك نفلتنا بقية ليلتنا؟ فقال: إنه من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة، ولم يرشدهم النبي صلى الله عليه وعلى آله وسلم إلى أن يصلوا في آخر الليل، وهو إشارةٌ إلى أن الأفضل أن يقتصر الإنسان على ما تابع عليه إمامه، فسؤال هذا السائل من أهل اليمن يتنزل على هذا، فيقال: الأفضل أن تقتصر على ما تابعت فيه إمامك حتى انصرف؛ فإن من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة؛ لكن لو أنه قام وأحب أن يصلي في آخر الليل، فلا حرج عليه إن شاء الله، وفي هذه الحال يصلي ركعتين ركعتين حتى يطلع الفجر.

J a w a b a n :

*Syaikh:* "Pertanyaan ini sangat jeli.

Yang demikian itu karena Nabi ﷺ pernah shalat bersama para shahabatnya hingga selesai. Lalu para shahabat bertanya: Wahai Rasulullah (ﷺ), bagaimana jika Anda melanjutkan shalat malam bersama kami pada sisa waktu di malam ini? Beliau ﷺ menjawab:

إِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

"Barang siapa berdiri bersama imam (dalam shalat Tarawih) hingga selesai bersamanya, maka dituliskan untuknya pahala shalat malam semalam penuh."

(Dalam hadits ini) Nabi ﷺ TIDAK membimbing mereka agar mengerjakan shalat lagi di akhir waktu malam.

Disini terdapat petunjuk, bahwa YANG LEBIH UTAMA adalah seorang mencukupkan dengan shalat yang telah dia kerjakan bersama imam.

Pertanyaan dari orang yaman ini sangat selaras dengan apa yang disebutkan dalam hadits ini.

Maka dikatakan kepadanya: Yang utama bagimu adalah engkau mencukupkan dengan shalat Tarawih yang telah engkau kerjakan bersama imam hingga selesai bersamanya, karena barang siapa berdiri mengerjakan shalat malam/Tarawih bersama imam hingga selesai bersamanya, maka dituliskan untuknya pahala shalat malam semalam penuh.

Tetapi jika dia ingin kembali mengerjakannya lagi di akhir waktu malam, maka tidak dosa atasnya insya Allah.

Dalam kondisi ini, maka hendaknya dia mengerjakan shalatnya dengan cara shalat dua raka'at-dua raka'at hingga terbit fajar (tiba waktu shubuh).

(📚 Fatawa Nur 'ala Ad Darb, no: 273/4) 🎙Unduh versi suara di bawah;

(http://binothaimeen.net/content/10752)

Baarakallahu Fiikum

Fiqih Shalat Ramadhan Shalat Tarawih Shalat Sunnah Shalat Tahajud